De Meises itu band asal kotanya beras pandan wangi, alias Cianjur thea baraya..hehee.. De Meises di bentuk pada tanggal 5 Mei 2009. Awal ceritanya kyk gini pemirsa..hehee..
"Alkisah, ada 3 orang teman (Messi, Neno, Irwan) yang rumahnya tetanggaan. Sama-sama suka ngeband, suka nongkrong bareng, mandi bareng, pups bareng, pkonya semuanyaa bareng-bareng.hehee.. Ya berawal dari situ, kita iseng-iseng ngeband, sekedar untuk melepas penat.
eh.. Kebetulan juga rumah kita ber tiga tetanggaan, sama salah satu personil Angkasa Band yang udah keterima di label dan udah sempat wara-wiri juga di tivi.
Waktu itu kita sering di ajakin tur sama temen2 Angkasa pas mereka lagi ada acara off air. Kebetulan Messy dan Irwan gitarisnya de meises yang sedang unyu-unyunya itu (hehee..piss bro..), di minta untuk bantuin anak2 angkasa jadi additional playernya plus crewnya anak2 angkasa kalo lagi manggung.
Seiring berjalannya waktu, karena keseringan jalan n tour bareng Angkasa, timbul keinginan kita untuk bikin band yang serius. Dalam Benak kita, "enak banget jadi entertain maen kmna2 di bayarin, di kasih tdr di hotel pula, pulangnnya di kasih duit pula,, hehee.. n yang terpenting sih, pengen punya sesuatu yang merupakan bagian dari karya kita bisa di kenang orang se Indonesia..beughhhh..
Dari situ kita termotivasi untuk bikin satu grup band untuk mewujudkan impian kita tadi, waktu itu band kita punya nama "Ningrat Band" tanpa vokalis dan drumer.
Betul kata pepatah pemirsa, "Kalo gaul sama tukang besi kita bakal bau besi, kalo gaul sama tukang minyak wangi kita bakal ikut2an wangi..", ya karena kedekatan kita sama anak2 Angkasa band, akhirnya kita kenal sama produsernya Kang "Hary Tasman, dan beliau sempat meminta demo track lagunya kita. "Waduh" bahayanya kesempata udh di depan mata namun ironisnya band kita belum punya vokalis, dan drumer...hihi..
dan kitapun kebakaran jenggot, buru-buru nyari vokalis sama drumer. Sang Drumer ketemu juga di jalan, lagi minta2 sedekah kemudian kita culik buat jadi drumernya de mesises (wkwkwk... just kiding..), Ezot alias Riza (Drumer De Meises) adalah teman satu kampus Neno (bassis), iseng2 di tawarin, akhirnya dia mau juga, danakhirnya kita gabung, dan coba2 latihan bareng. akhirnya solusi untuk drumer terpecahkan.
Namun pencarian kita dengan sang Front Man ini bukannya tanpa hambatan, sulit menemukan vokalis yang sesuai, setelah mencoba beberapa vokalis, kita gak bisa ngeliat visi yang kita harapkan. Beberapa bulan kita nyari, akhirnya kita ketemu sama iman yang kebetulan saat itu lagi single alias baru putus sama bandnya yang dulu.
Inilah awal pertemuan kita sama Iman (vokalis De Meises), yang merupakan teman kampus messy. kita tawarin kita coba track vokal. Ternyata setelah demo track and sampel suaranya, kita kasih produser, beliau sampai berkata "Mantappp.."...heheee..dan setelah berkata "mantaaap", Kang Hary Tasman yang akrab kita panggil "Om hari" itu, menawari kita kontarak produksi bersama dengannya selama beberapa album.
dan karena beberapa tuntutan pra Produksi, kita diminta melepas nama Ningrat Band dan sepakat mengganti nama menjadi De Meises.
Cihuuuyyyy...
Ya begitulah kawan, pasti ada jalan selama kita mau bermimpi dan berusaha..
Chaiyooo..hehee..